Dokar Juwangi Masih setia melayani hingga kini...

/ 9/10/2012 11:24:00 AM
Dokar atau bendi merupakan salah satu alat transportasi tradisional. Dokar berbeda dengan andong. Dokar hanya mempunyai dua roda dan ditarik oleh satu kuda saja, sedangkan andong mempunyai roda empat yang bisa ditarik satu atau dua kuda. Keberadaan dokar sebagai salah satu warisan budaya Jawa memberikan ciri khas tersendiri di tempat-tempat seperti di Juwangi






      
Dokar atau bendi merupakan salah satu alat transportasi tradisional. Dokar berbeda dengan andong. Dokar hanya mempunyai dua roda dan ditarik oleh satu kuda saja, sedangkan andong mempunyai roda empat yang bisa ditarik satu atau dua kuda. Keberadaan dokar sebagai salah satu warisan budaya Jawa memberikan ciri khas tersendiri di tempat-tempat seperti di Juwangi






      
Continue Reading

        Untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Kecamatan Juwangi, Perusahaan Daerah Air Minum Daerah (PDAM) Boyolali membangun jaringan air dari waduk kedung ombo (WKO) ke lima desa di Juwangi yaitu, Desa Ngleses, Desa Kayen, Desa Jerukan, Desa Pilangrejo, dan Desa Juwangi. Dirut PDAM Boyolali, Cahyo Sumarso, menyatakan, pembangunan saluran air di lima desa itu dilakukan sejak Mei lalu dan ditarget selesai dalam akhir tahun.
        Camat Juwangi, Sri Prihastoro, mengatakan, pembangunan jaringan saluran air bersih dari PDAM sangat membantu warga di Juwangi karena selama ini warga hanya mengandalkan air dari sumber air. Sementara di musim kemarau, debit air dari sumber air seperti sumur akan berkurang drastis. 


          Camat Juwangi, Sri Prihastoro menargetkan akhir tahun 2010 perbaikan jalan raya di Kecamatan Juwangi selesai digarap. Dia berharap, 2011 mendatang sudah tak diketemukan lagi jalan rusak di kecamatan yang berada di wilayah utara Kabupaten Boyolali tersebut.
 
          Saat dijumpai wartawan di tempat kerjanya, Senin (16/8), Sri Prihastoro menjelaskan perbaikan jalan rusak  di tiga titik jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Juwangi dengan Wonosegoro, Kemusu, dan wilayah lain di bagian selatan Kabupaten Boyolali sudah dimulai sejak Juni lalu. Ketiga titik itu, antara lain berada di jalan Juwangi-Kalimati, Kalimati-Ngaren, dan Ngaren-Telawa.
          “Sebelumnya perbaikan jalan raya sepanjang 3 km telah selesai dikerjakan. Sedangkan yang digarap di ketiga titik itu, masing-masing memiliki panjang sekitar 1 km. Jadi yang masih menunggu untuk diperbaiki yaitu 3 km lagi,” urai Camat Juwangi itu.
         Dia menambahkan, target itupun diharapkan bisa tercapai. Kasi Pembangunan Kecamatan Juwangi, Suroso menambahkan, perbaikan jalan Juwangi-Kalimati yang dikelola rekanan DPUPPK Boyolali, CV Marga Laksana bakal selesai setidaknya sampai batas akhir 14 Oktober. Sedangkan jalan Ngaren-Telawa yang digarap CV Karya Usaha Guna Utama akan berakhir setidaknya 18 Oktober nanti. (Sumber : Solo Pos )

Karnaval di Juwangi pada tanggal 18 Agustus 2010.

We Have Noothing But A Will

Documentasi :
Photobucket
Photobucket
Barongan Juwangi
Barongan Juwangi
Barongan Juwangi
Barongan Juwangi
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi
Jalan Juwangi